RSS

DEADLOCK PADA WINDOWS DAN LINUX

26 Mar

 

DEADLOCK PADA WINDOWS DAN LINUX

 

 

 

Oleh : Muhammad Ja’far Shodiq

100411100052

Sistem Operasi C

Mahasiswa Teknik Informatika 2010

Universitas Trunojoyo Madura

jafarlatian@yahoo.co.id

 download : deadlock pada windows dan linux

ABSTRAK

Apakah yang dimaksud deadlock? Deadlock adalah suatu kondisi dimana dua proses atau lebih saling menunggu proses yang lainuntuk melepaskan resource yang sedang dipakai. Karena beberapa

proses itu saling menunggu, maka tidak terjadi kemajuan dalam kerja proses-proses tersebut.  Deadlock  adalah masalah yang biasa terjadi ketika banyak  proses yang membagi sebuah resource yang hanya boleh dirubah oleh satu proses sajadalam satu waktu.

 

  • Ø Pengertian Deadlock

Deadlock dalam arti sebenarnya adalah kebuntuan. Kebuntuan yang dimaksud dalam sistem operasi adalah kebuntuan proses. Jadi Deadlock ialah suatu kondisi dimana proses tidak berjalan lagi atau tidak ada komunikasi lagi antar proses. Deadlock disebabkan karena proses yang satu menunggu sumber daya yang sedang dipegang oleh proses lain, proses lain itu pun sedang menunggu sumber daya yang dipegang olehnya. Dengan kata lain setiap proses dalam set menunggu untuk sumber yang hanya dapat dikerjakan oleh proses lain dalam set sedang menunggu. Contoh sederhananya ialah pada gambar berikut ini.

Deadlock terjadi pada persimpangan jalan

Dalam kasus ini setiap mobil bergerak sesuai nomor yang ditentukan, tetapi tanpa pengaturan yang benar, maka setiap mobil akan bertemu pada satu titik yang permanen (yang dilingkari) atau dapat dikatakan bahwa setiap mobil tidak dapat melanjutkan perjalanan lagi atau dengan kata lain terjadi Deadlock.

  • Ø Penyebab deadlock
  • Mutual eklusif, merupakan jaminan bagi proses bahwa hanya akan ada satu proses yang menggunakan satu resource dalam waktu tertentu, dengan kata lain resource tidak dapat digunakan oleh proses secara bersama-sama sehingga akan semakin besar kemungkinan terjadi deadlock.
  • Hold & wait, dimana proses yang memiliki/ memegang (hold) resource meminta resource tambahan untuk dapat RUNNING, tetapi resource tambahan tersebut tidak pernah didapatnya.
  • Tidak bisa disela (preemtion), resource yang dimiliki satu proses tidak akan diberikan kepada proses lain sebelum proses itu sendiri mendapatkan resource tambahan dari proses lain sehingga dia akan melepaskan resource yang dimilikinya untuk proses lain, hal ini berlaku untuk semua proses yang ada, dengan kata lain tidak akan ada proses yang mengalah dan membiarkan dirinya disela proses lain.
  • Menunggu sirkular, proses menunggu dalam model sirkular yang tidak mungkin mendapatkan solusi karena satu sama lain saling menunggu tanpa batas waktu tertentu (tak terhingga).

Deadlock harus memenuhi semua syarat diatas

  • Ø Strategi Menghadapi Deadlock

Strategi untuk menghadapi deadlock dapat dibagi menjadi tiga pendekatan, yaitu:

  • Mengabaikan adanya deadlock.
  • Memastikan bahwa deadlock tidak akan pernah ada, baik dengan metode Pencegahan, dengan mencegah empat kondisi deadlock agar tidak akan pernah terjadi. Metode Menghindari deadlock, yaitu mengizinkan empat kondisi deadlock, tetapi menghentikan setiap proses yang kemungkinan mencapai deadlock.
  • Membiarkan deadlock untuk terjadi, pendekatan ini membutuhkan dua metode yang saling mendukung, yaitu:
    • Pendeteksian deadlock,  untuk mengidentifikasi ketika deadlock terjadi.
    • Pemulihan deadlock, mengembalikan kembali sumber daya yang dibutuhkan pada proses yang memintanya.
  • Ø Strategi Mengatasi Deadlock
  1. Prevention : memastikan paling sedikit satu penyebab Deadlock tidak berlaku.
    • Mutual Exclusion : membuat file spool untuk resource yang digunakan bersama-sama
  • • Hold and Wait : memaksa sebuah proses untuk melepaskan resource yang dimilikinya ketika meminta resource baru
  • • Circular Waiting : memberikan penamaan resource berdasarkan urutan atau level
  • • No Preemption : membolehkan adanya preemption.
  1. Avoidance : sistem menolak request terhadap resource yang berpotensi deadlock, Algoritma Banker.

Avoidance
• Resource manager menolak proses yang meminta resource yang berpotensi deadlock.

  • • Jika ada permintaan resource yang maksimum digunakan, maka proses tersebut akan dipaksa untuk melepaskan resource yang sudah dimiliknya.
  • • Perlu adanya informasi tambahan.

Algoritma Banker

  • • Didasarkan pada kondisi bank, dimana konsumen meminjam sejumlah uang, lalu meminta pinjaman uang lagi
  • • Proses dan resource dimodelkan dalam satu tabel
  1. Detection and Recovery, yaitu membiarkan deadlock terjadi, lalu mendeteksinya kemudian melakukan recovery seperti Algoritma Ostrich. Algoritma Ostrich merupakan algoritma yang paling dikenal. Melalui Detection and Recovery, deadlock dibiarkan terjadi lalu dideteksi kemudian dilakukan tindakan recovery seperlunya. Tindakan recovery yang dilakkukan adalah melakukan preemption, membuat checkpoint untuk roolback lalu membunuh proses yang priotasnya kecil.
  • Ø Deadlock pada Windows

Pada windows NT, untuk mendeteksi deadlock yaitu berupa BSOD atau disebut Blue Screen Of Death. Dikatakan Blue Screen sebab memang pada semua windows saat terjadi deadlock layar langsung berubah berwarna biru. Cara mengatasinya adalah melalui reboot atau restart sederhana pada komputer.

 

  • Ø Deadlock pada Linux

Pada linux untuk mengetahui apakah terjadi deadlock yaitu dengan menggunakan xosview untuk mengetahui proses yang menggunakan CPU 100%, lalu kill saja proses tersebut. Linux dengan kernel versi 2.4 mengalami deadlock pada sistem dengan prosesor lebih dari 2 unit. Deadlock ini pada umumnya terjadi bila akses melalui Ethernet dilakukan, terutama bila melakukan teaming pada jaringan. Proses akan terblock dan saling menunggu resource Ethernet tersebut bebas. Beberapa kasus deadlock juga terjadi ketika OS Linux dijalankan dari kondisi sleep, proses yang mengakses USB device akan mengalami deadlock Hal ini disebabkan fungsi scheduler pada kernel yang digunakan tidak menyimpan state sebelum sleep, sehingga ketika kernel dijalankan kembali, Proses-proses yang mengakses USB device tersebut menunggu giliran mengakses, sementara scheduler belum menjadwalkan masing-masing proses. Kasus ini juga terjadi pada Serial device.

REFERENSI

http://kontak.ugm.ac.id/images/foto/1F06631CCB6BE40B-558.pdf

http://suryasuparlan.blog.upi.edu/2010/11/27/deadlock-pada-sistem-operasi/

http://imam_muiz.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11369/SISTEM+OPERASI-6.pdf

http://kunamcadas.blogspot.com/2010/06/penanganan-deadlock-dalam-sistem.html

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 26 Maret 2012 in Kuliah, Sistem Operasi

 

2 responses to “DEADLOCK PADA WINDOWS DAN LINUX

  1. Depita Kristiani

    9 Juli 2013 at 8:03 pm

    thank you🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: