RSS

m5

07 Jun

MODUL V
PENGEMBANGAN APLIKASI BASIS DATA
1. Materi
1.1 PHP
PHP adalah salah satu bahasa pemrograman di Internet. PHP bersifat cepat, gratis dan murah ( gratis ), selain itu PHP mendukung penggunaan database seperti MySQL, PostgreSQL, mSQL, Oracle etc.
Untuk dapat menjalankan PHP melalui browser, maka anda diharuskan terlebih dahulu menginstall web server ( misalnya Apache, PWS, IIS ) lalu menginstall PHP, sedangkan untuk menjalankan MySQL anda tidak perlu menginstall web server, hanya saja jika ingin dijalankan melalui browser, maka anda hams menginstall web server. Prosedur penginstallan web server, PHP dan MySQL dapat anda baca pada manual masing — masing.
1.2 MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius.
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. MySQL sebenarnya mempakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk

pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dan PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase. Selain itu MySQL juga memiliki beberapa keistimewaan, antara lain
> Portability
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
> Open Source
MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
> Multiuser
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
> Performance tuning
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
> Column types
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
> Command dan functions
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query.
> Security
MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan
izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.
> Scalability dan limits
MySQL mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu label serta 5 milyar baris. Selain itu Batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.

> Connectivity
MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
> Localisation
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dan dua puluh bahasa. Meskipun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk didalamnya.
> Interface
MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
> Clients dan tools
MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online
> Struktur tabel
MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER
TABLE, dibandingkan database lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
1.3 Koneksi PHP dan MySql
1.3.1 Membuka koneksi ke server MySQL
mysql_connecto
Digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL. Sintaks :
$conn = mysql_connect (“host”,”username”,”password”);
$conn adalah nama variabel penampung status hasil koneksi kepada database.
host adalah nama host atau alamat server database MySQL.
usemame adalah nama user yang dapat mengakses server database.
password adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk ke dalam database.
1.3.2 Memilih database yang akan digunakan di server
mysql_select_dbO
Digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql connect().
Sintaks :
$pilih = mysql_select_db(“namadatabase”,$conn);

$pilih berisi status koneksi kepada database.
$conn merupakan koneksi kepada server database yang berhasil.
namadatabase adalah nama database yang akan dikenai proses.
1.3.3 Mengambil sebuah query dari sebuah database.
mysql_query()
Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan mysql select db().
Sintaks :
$hasil = mysql_query(“SQL Statement”);
$hasil akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.
1.3.4 Mengambil record dari database
a) mysql_fetch_array(
Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql query(), dan memasukkannya ke dalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.
Sintaks :
$row = mysql_fetch_array($hasil);
$row adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql fetch array yang sedang dilakukan.
$hasil adalah record set yang akan diproses.
b) mysql_fetch_assoc()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql fetch array°, hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.
Sintaks :
$row = mysql_fetch_assoc($hasil);
c) mysql_fetch_row0
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql fetch array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array numeris.
Sintaks :
$row = mysql_fetch_row(Shasil);

d) mysql_num_rowsO
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada database. Sintaks :
$jml = mysql_num_rows(Shasil);
$jml akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.
1.3.5 Menguji koneksi PHP dengan MySQL

Koneksi Database MySQL

Demo koneksi database MySQL

1.3.6 Melihat perbedaan
mysql_fetch_row0
a. Buatlah tabel liga berikut ini, dengan 3 field : kode, negara, champion.
Create table liga
kode char(3) not null, negara char(15),
champion int );
b. Isilah tabel dengan data berikut ini :
Insert into liga (kode, negara, champion) values (`jer’,’Jerman’,4);
Insert into liga (kode, negara, champion) values (`spa’,’Spanyol’,4);
Insert into liga (kode, negara, champion) values (`ing’,’Inggris’,3);
Insert into liga (kode, negara, champion) values (‘bel’,’Belanda’,3);

c. Akses databases menggunakan mysql fetch array()

Koneksi Database MySQL
Koneksi database dengan mysqlfetcharray

<?
$conn=mysql_connect ("localhost","root","")
or die ("koneksi gagal");
mysqlselectdb("basdat",$conn);
$hasil = mysql_query("select * from liga",$conn);
while ($row=mysqlfetcharray($hasil)) I
echo "Liga " .$row["negara"]; //array asosiatif
echo " mempunyai " .$row[2]; //array numeris
echo " wakil di liga champion
“;}
?>

d. Akses databases menggunakan mysql fetch assoc()

Koneksi Database MySQL

Koneksi database dengan mysql fetch assoc
<?
$conn=mysql_connect ("localhost","root","")
or die ("koneksi gagal");
mysqlselectdb("basdat",$conn);
$hasil = mysql query("select * from liga",$conn);
while ($row=mysqlfetcharray($hasil)) I
echo "Liga " .$row["negara"];
echo " mempunyai " .$row["champion"];
echo " wakil di liga champion
“;}
?>

e. Akses databases menggunakan mysql fetch row()

Koneksi Database MySQL

Koneksi database dengan mysql fetch assoc
<?
$conn=mysql_connect ("localhost","root","")
or die ("koneksi gagal");
mysqlselectdb("basdat",$conn);
$hasil = mysql query("select * from liga",$conn);
while ($row=mysqlfetchrow($hasil)) I
echo "Liga " .$row[1];
echo " mempunyai " .$row[2];
echo " wakil di liga champion
“;}
?>

1.4 Koneksi Java-MySQL dengan JDBC
Untuk melakukan koneksi dan Java ke MySQL melalui JDBC, berikut langkahlangkah singkatnya :
1. Pastikan di komputer Anda sudah terinstall :
a. Java Versi terakhir bisa didownload di http://java.sun.com
b. MySQL Versi terakhir bisa didownload di http://www.mysql.com
c. JDBC JDBC merupakan driver penghubung antara aplikasi (program) java dengan DBMS (Database Management System). Versi terakhir
bisa Anda download di :
http://dev.mysql.com/downloads/connector/j/3.1.html.
Untuk menginstall JDBC, ada beberapa cara :
1) Copy sub direktori “corn” dan “org” beserta semua isinya ke komputer Anda (boleh di mana saja), dan tambahkan sub direktori “corn” dan “org” pada CLASSPATH komputer Anda.
2) Copy sub direktori “com” dan “org” beserta semua isinya ke direktori program java Anda (tidak perlu setting CLASSPATH)
3) Copy ke komputer Anda file :
mysql-connector-java-x.x.x-stable-bin.jar
dan tambahkan file tersebut path CLASSPATH komputer Anda, atau bisa juga menaruh file tersebut pada direktori :
SJAVA HOME/jre/lib/ext.
2. Melakukan koneksi database
a. Mengaktifkan driver JDBC
Class.forName(” com.mysql.jdbc.Driver”);
Atau jika sudah setting CLASSPATH-nya, bisa langsung dengan perintah : Class.forName(“jdbc.Driver”);
b. Membuat koneksi
Langkah berikutnya adalah melakukan koneksi ke database, berikut perintahnya :

Connection con = DriverManager.getConnection(url, usr, pwd);
dimana :
– con adalah variabel bertipe Connection,
– sebaiknya con di deklarasikan secara global
– url adalah informasi jenis database + host database + nama database – usr adalah user untuk koneksi ke database
– pwd adalah password untuk masuk ke database
Contoh :
2. Tugas Pendahuluan
1.Jelaskan bagaimana cara menginstal PHP dan MySql !
2.Jelaskan cara mengkoneksikan PHP dan MySql !
3.Jelaskan cara mengkoneksikan java dan MySql !
3. Praktikum
Tools : Apache, PHP, MySql, java
Untuk latihan buatlah salah satu modul/fasilitas dalam topik aplikasi basis data anda menggunakan PHP atau java dan MySql
4. Pertanyaan dan Tugas
Buat aplikasi basis data sesuai dengan topik yang dipilih dan presentasikan hasilnya!

 

Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 7 Juni 2012 in Kuliah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: